top-brand-new Home
[Sunat] [Basuh]

Manfaat Sunat atau Khitan

Bisa dikatakan bahwa manusia sangat berpengalaman dengan tindakan pembuangan sebagian atau seluruh kulup (prepusium) penis ini. Dilihat dari gambar-gambar di gua yang berasal dari zaman batu dan makam Mesir purba, khitan atau sunat diketahui telah dilakukan sejak jaman prasejarah hingga saat ini. Khitan atau sunat adalah salah satu tindakan bedah minor (bedah kecil) yang paling banyak dilakukan di seluruh dunia. Ada yang melakukannya karena alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan. Apapun yang melatar belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat bermanfaat. Pengorbanan yang dialami oleh anak dan orang tua saat khitan sama sekali tidak sia-sia di kemudian hari. Khitan tidak hanya bermanfaat untuk individu yang melakukannya tapi juga bagi orang lain dan komunitas masyarakat secara keseluruhannya.

Walaupun tidak merekomendasikan khitan sebagai sebuah prosedur rutin yang harus dilakukan, The american Academy of Pediatrics (AAP) tetap mengakui bahwa khitan atau sunat dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kencing pada anak-anak. Masih menurut AAP, khitan atau sunat juga dapat mencegah terjadinya kanker pada daerah kelamin pria. Bahkan pada beberapa keadaan tertentu yang berkaitan dengan penyakit dan kelainan bawaan pada alat kelamin, khitan merupakan tindakan yang sangat dianjurkan.

Khitan atau sunat pada pria, ternyata juga bisa berdampak positif pada wanita. Sebuah penelitian dalam New England Journal of Medicine mengemukakan bahwa wanita yang pasangan seksualnya telah dikhitan atau sunat memiliki resiko yang lebih renda untuk mengalami kanker Cervix. Dr. Xavier Castellsague yang memimpin penelitian itu telah memperhatikan data-data dari tujuh penelitian yang dilakukan lima negara di berbagai belahan dunia. Ternyata 20% pria yang tidak di khitan atau sunat di ketahui "membawa" Human Papillomavirus (HPV), sedangkan pada pria yang dikhitan atau sunat hanya berkisar 6% saja. Virus tersebut diperkiraka bertanggung jawab terhadap 99% kasus kanker cervix. Para peneliti juga memperkirakan resiko wanita untuk mengalami kanker cervix menurun hingga 58% jika partner seksualnya dikhitan atau sunat.

RIDER-SUNAT

[Home] [Product] [Communication] [Our Store] [Company] [Contact Us] [Download]

Copyright (C) 2008 Rider :: Pakaian Dalam Segala Aktivitas